Klaim yang Beredar di Media Sosial
Beredar sebuah unggahan video di media sosial yang menampilkan sosok mantan Presiden Majelis Umum PBB tengah memimpin proses voting. Unggahan tersebut disertai klaim bahwa Majelis Umum PBB melakukan pemungutan suara untuk memberikan bantuan kepada korban banjir di tiga provinsi di Indonesia, yakni Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.
Narasi tersebut menyebutkan bahwa Majelis Umum PBB memberikan suara terbanyak untuk segera menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah-wilayah terdampak banjir di Sumatra. Video ini kemudian menyebar luas dan memicu simpati publik.
Hasil Penelusuran Fakta
Berdasarkan penelusuran fakta yang dilansir oleh Kompas.com, klaim tersebut tidak sesuai dengan kenyataan. Penelusuran dilakukan menggunakan teknik reverse image search untuk menelusuri asal-usul video yang beredar.
Hasilnya menunjukkan bahwa video tersebut identik dengan unggahan di kanal YouTube Guardian News yang dipublikasikan pada 13 Desember 2023.
Konteks Asli Video yang Beredar
Dalam keterangan resmi unggahan Guardian News, video tersebut merekam momen Sidang Majelis Umum PBB yang berlangsung pada 12 Desember 2025. Sidang tersebut secara bulat menyetujui resolusi terkait gencatan senjata di Gaza.
Dengan demikian, konteks asli video sama sekali tidak berkaitan dengan Indonesia, apalagi dengan isu bantuan bagi korban banjir di Sumatra. Proses voting yang terlihat dalam video tersebut adalah bagian dari pengambilan keputusan internasional terkait konflik di Timur Tengah.
Manipulasi Konteks Video
Kasus ini menunjukkan adanya manipulasi konteks visual. Video yang merekam peristiwa nyata digunakan kembali dengan narasi yang sepenuhnya berbeda dari kejadian aslinya. Perubahan konteks inilah yang kemudian menyesatkan publik.
Tanpa penjelasan lokasi, waktu, dan agenda sidang yang sebenarnya, video tersebut mudah disalahartikan sebagai bukti bahwa PBB tengah membahas bantuan bencana alam di Indonesia.
Tidak Ada Voting PBB Terkait Banjir Sumatra
Hingga klarifikasi ini dibuat, tidak ditemukan informasi resmi dari PBB mengenai adanya pemungutan suara Majelis Umum PBB yang secara khusus membahas pemberian bantuan bagi korban banjir di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.
Bantuan internasional untuk bencana alam umumnya disalurkan melalui badan-badan kemanusiaan PBB seperti UN OCHA atau UNDP, dan tidak melalui mekanisme voting pleno Majelis Umum seperti yang diklaim dalam unggahan viral tersebut.
Kesimpulan Cek Fakta
- Klaim: Majelis Umum PBB melakukan voting untuk membantu korban banjir di Sumatra.
- Fakta: Video tersebut merupakan dokumentasi sidang Majelis Umum PBB yang menyetujui resolusi gencatan senjata di Gaza.
- Kesimpulan: Klaim tidak benar / hoaks.
Pentingnya Memeriksa Konteks Video
Video sering dianggap sebagai bukti paling kuat di media sosial. Namun, tanpa konteks yang benar, video dapat dengan mudah disalahgunakan untuk menyebarkan informasi keliru. Teknik reverse image search menjadi salah satu cara efektif untuk memeriksa keaslian dan konteks sebuah video atau gambar.
Masyarakat diimbau untuk tidak langsung mempercayai unggahan viral, terutama yang mengaitkan lembaga internasional dengan isu sensitif. Selalu periksa sumber, tanggal, dan agenda peristiwa sebelum membagikan ulang informasi.
Penutup
Kasus hoaks ini kembali menegaskan pentingnya literasi digital di era media sosial. Informasi yang tampak meyakinkan belum tentu benar jika dipisahkan dari konteks aslinya.
Dengan bersikap kritis dan melakukan verifikasi sederhana, masyarakat dapat membantu mencegah penyebaran informasi palsu yang berpotensi menyesatkan dan memicu kesalahpahaman publik.
Baca Juga : Cek Fakta Demo Aceh Tuntut Pembebasan Irine Wardhani
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : petanimal


More Stories
Berkas Roy Suryo Cs Dikembalikan, KUHAP Disorot Kuasa Hukum
MU Cetak Tiga Kemenangan Beruntun di Era Carrick
1.800 Warga Tiongkok Ditahan dalam Operasi Online Scam