February 4, 2026

seputardigital

update terbaru informasi teknologi seluruh dunia

Kronologi Penangkapan Pelaku Pembunuhan Anak Politisi PKS

seputardigital.web.id Kepolisian akhirnya mengungkap secara rinci proses penangkapan terduga pelaku pembunuhan anak seorang politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di wilayah Cilegon, Banten. Penangkapan ini menjadi titik terang setelah kasus tersebut menyita perhatian publik dan menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban.

Terduga pelaku berinisial HA berhasil diamankan setelah lebih dari dua pekan dalam pengejaran intensif aparat kepolisian. Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Polres Cilegon dan Polda Banten di sebuah rumah yang berada di kawasan Pabuaran. Operasi penangkapan berlangsung cepat dan terukur guna menghindari perlawanan maupun potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

Terungkap dari Laporan Dugaan Pencurian

Kapolsek setempat menjelaskan bahwa penangkapan pelaku bermula dari laporan masyarakat terkait dugaan pencurian di sebuah rumah warga. Dalam laporan tersebut, disebutkan ada seorang pria tak dikenal yang masuk ke rumah saat kondisi lingkungan relatif sepi setelah pelaksanaan salat Jumat. Informasi ini segera ditindaklanjuti aparat dengan melakukan penyelidikan dan pengintaian.

Saat petugas mendatangi lokasi dan melakukan pengecekan, ciri-ciri pelaku pencurian dinilai sesuai dengan identitas buronan kasus pembunuhan yang selama ini diburu. Tanpa menunggu lama, petugas langsung melakukan penyergapan dan berhasil mengamankan HA tanpa perlawanan berarti. Dari hasil pemeriksaan awal, polisi memastikan bahwa pria tersebut adalah orang yang sama dengan terduga pelaku pembunuhan anak politisi PKS.

Pengakuan Awal dan Proses Pemeriksaan

Usai ditangkap, HA langsung dibawa ke Mapolres Cilegon untuk menjalani pemeriksaan intensif. Dalam pemeriksaan awal, terduga pelaku mengakui perbuatannya telah menghabisi nyawa korban yang diketahui berinisial MA HM. Pengakuan ini memperkuat dugaan penyidik yang sejak awal meyakini keterkaitan HA dengan kasus pembunuhan tersebut.

Penyidik kini masih mendalami motif pelaku, termasuk kemungkinan adanya faktor lain yang melatarbelakangi aksi kejahatan tersebut. Polisi juga menelusuri apakah pelaku bertindak seorang diri atau memiliki keterkaitan dengan pihak lain. Sejumlah barang bukti turut diamankan untuk memperkuat proses penyidikan dan pembuktian hukum.

Keterangan dari Pihak PKS

Ketua Bidang Advokasi DPP PKS, Nurul Amalia, menyampaikan bahwa keluarga korban tidak mengenal pelaku pembunuhan tersebut. Ayah korban, Maman Suherman, menegaskan bahwa HA bukan orang yang pernah bekerja atau memiliki hubungan dekat dengan keluarga.

Pihak PKS meminta kepolisian untuk segera menyampaikan hasil pemeriksaan secara transparan agar tidak berkembang spekulasi di tengah masyarakat. Mereka juga mengapresiasi langkah cepat aparat dalam mengungkap dan menangkap terduga pelaku, serta berharap proses hukum berjalan secara adil dan tegas.

Dokumentasi Penangkapan Beredar

Foto penangkapan HA turut beredar dan diunggah oleh Kasat Reskrim Polres Cilegon, Yoga Tama. Dalam foto tersebut, HA terlihat dengan kedua tangan terikat kabel ties, berdiri di tengah pengawalan ketat aparat kepolisian. Ekspresi wajahnya tampak tertunduk saat diamankan.

Dalam dokumentasi yang sama, terlihat pula Dirreskrimum Polda Banten Dian Setyawan yang ikut memantau langsung proses penangkapan. Kehadiran para pejabat kepolisian ini menegaskan keseriusan aparat dalam menangani kasus yang menjadi perhatian luas tersebut.

Kasus Masih Terus Dikembangkan

Pihak kepolisian menegaskan bahwa pengungkapan ini bukanlah akhir dari proses hukum. Penyidik masih terus menggali keterangan pelaku dan saksi-saksi untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa terungkap secara utuh. Polisi juga membuka kemungkinan adanya pengembangan kasus jika ditemukan fakta baru selama proses pemeriksaan berlangsung.

Dengan tertangkapnya HA, publik berharap keadilan dapat ditegakkan dan keluarga korban memperoleh kepastian hukum. Aparat mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak berwenang.

Cek Juga Artikel Dari Platform marihidupsehat.web.id