Klaim yang Beredar di Media Sosial
Beredar sebuah unggahan di media sosial yang mengklaim bahwa Purbaya Yudhi Sadewa, selaku Menteri Keuangan, ingin menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan puasa atau Ramadan.
Narasi tersebut menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat, khususnya orang tua siswa dan penerima manfaat program MBG, karena program ini dinilai penting untuk mendukung pemenuhan gizi anak-anak sekolah.
Hasil Penelusuran Fakta
Berdasarkan penelusuran fakta yang dimuat oleh turnbackhoax.id, klaim tersebut tidak sesuai dengan fakta. Penelusuran dilakukan dengan memasukkan kata kunci “MBG Ramadan 2026” ke mesin pencarian Google.
Hasil teratas mengarah pada pemberitaan Tempo.co berjudul “Mekanisme MBG pada Ramadhan 2026 Tak Jauh Beda dari Tahun Ini” yang tayang pada Rabu, 24 Desember 2025.
Mekanisme MBG Saat Ramadan
Dalam pemberitaan tersebut dijelaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan selama bulan Ramadan 2026. Skema penyalurannya tidak jauh berbeda dengan mekanisme pada Ramadan tahun sebelumnya.
Perbedaannya terletak pada cara konsumsi. Hidangan MBG yang biasanya disajikan untuk makan siang di sekolah, akan dibagikan kepada siswa untuk dibawa pulang. Makanan tersebut dapat dikonsumsi setelah waktu Magrib bagi siswa yang menjalankan ibadah puasa.
Dengan skema ini, program MBG tetap menjangkau penerima manfaat tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah Ramadan.
Tidak Ada Pernyataan Penghentian Program
Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa maupun dari kementerian terkait yang menyebutkan adanya rencana penghentian program MBG selama Ramadan.
Sebaliknya, informasi dari sumber kredibel justru menunjukkan bahwa pemerintah telah menyiapkan mekanisme penyesuaian agar program tetap berjalan secara efektif dan sesuai dengan konteks bulan puasa.
Kesimpulan Cek Fakta
- Klaim: Menkeu Purbaya ingin menghentikan program MBG saat bulan Ramadan.
- Fakta: Program MBG tetap berjalan selama Ramadan dengan mekanisme penyesuaian, makanan dibawa pulang dan dikonsumsi setelah Magrib.
- Kesimpulan: Klaim tidak benar / hoaks.
Pentingnya Verifikasi Informasi Kebijakan Publik
Isu kebijakan publik sering menjadi sasaran misinformasi karena berdampak langsung pada masyarakat luas. Informasi yang tidak diverifikasi dapat menimbulkan keresahan dan kesalahpahaman.
Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kebenaran informasi melalui media tepercaya dan situs pemeriksa fakta sebelum mempercayai atau menyebarkan unggahan di media sosial.
Penutup
Kasus ini kembali menunjukkan pentingnya literasi digital, khususnya dalam menyikapi informasi terkait program pemerintah. Dengan memverifikasi sumber dan membaca konteks secara utuh, masyarakat dapat terhindar dari penyebaran hoaks yang menyesatkan.
Program Makan Bergizi Gratis tetap menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung kesehatan dan gizi anak-anak, termasuk selama bulan Ramadan dengan mekanisme yang telah disesuaikan.
Baca Juga : Cek Fakta Polisi Tilang Iring-Iringan Jenazah
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : beritabandar


More Stories
Berkas Roy Suryo Cs Dikembalikan, KUHAP Disorot Kuasa Hukum
MU Cetak Tiga Kemenangan Beruntun di Era Carrick
1.800 Warga Tiongkok Ditahan dalam Operasi Online Scam