February 3, 2026

seputardigital

update terbaru informasi teknologi seluruh dunia

MU Cetak Tiga Kemenangan Beruntun di Era Carrick

Manchester United kembali menunjukkan konsistensi performa dengan mencatat kemenangan ketiga secara beruntun di ajang Liga Inggris. Setan Merah sukses menundukkan Fulham dengan skor dramatis 3-2 dalam laga yang berlangsung di Old Trafford, Manchester, Minggu waktu setempat. Kemenangan ini mempertegas tren positif MU di bawah kepemimpinan Michael Carrick.

Sebelum menumbangkan Fulham, MU lebih dulu mencatat dua kemenangan besar atas rival-rival kuat, yakni Manchester City dan Arsenal. Rangkaian hasil tersebut membuat publik Old Trafford kembali merasakan optimisme, sekaligus menandai kebangkitan performa tim yang sempat inkonsisten di awal musim.

Dalam laga kontra Fulham, tiga gol Manchester United masing-masing dicetak oleh Casemiro, Matheus Cunha, dan Benjamin Sesko. Sementara itu, tim tamu Fulham memberikan perlawanan sengit melalui gol Raul Jimenez dan Kevin, yang membuat pertandingan berjalan menegangkan hingga detik-detik akhir.

Kemenangan ini membawa Manchester United kembali naik ke peringkat keempat klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi 41 poin dari 24 pertandingan. MU kini hanya terpaut 12 poin dari Arsenal yang berada di puncak klasemen, sebuah jarak yang masih memungkinkan untuk dikejar jika konsistensi performa dapat terus dijaga.

Sebaliknya, kekalahan ini membuat Fulham harus turun ke posisi kedelapan klasemen dengan 34 poin dari jumlah pertandingan yang sama. Meski kalah, performa Fulham tetap mendapat apresiasi karena mampu memberikan tekanan besar hingga menit akhir laga.

Sejak awal pertandingan, Manchester United tampil agresif dengan menguasai penguasaan bola dan menekan pertahanan Fulham. Hasilnya, MU membuka keunggulan pada menit ke-19. Tendangan bebas Bruno Fernandes mengarah tepat ke kotak penalti dan disambut sundulan Casemiro yang gagal diantisipasi kiper Fulham. Gol tersebut membuat publik Old Trafford bergemuruh.

Setelah unggul 1-0, MU mencoba menambah keunggulan dengan meningkatkan intensitas serangan. Sementara itu, Fulham berusaha mencari gol penyeimbang melalui serangan balik cepat dan permainan sayap. Namun hingga babak pertama berakhir, skor 1-0 tetap bertahan untuk keunggulan tuan rumah.

Memasuki babak kedua, Fulham tampil lebih berani. Mereka sempat menciptakan peluang emas melalui tembakan Harry Wilson, namun upaya tersebut berhasil digagalkan oleh kiper MU, Senne Lammens, yang tampil cukup solid di bawah mistar.

Di tengah upaya Fulham untuk menyamakan kedudukan, Manchester United justru mampu menggandakan keunggulan. Pada menit ke-56, umpan terobosan Casemiro disambut sepakan keras Matheus Cunha yang mengarah ke sudut gawang, membuat skor berubah menjadi 2-0 untuk MU.

Gol tersebut sempat membuat MU berada di atas angin. Namun Fulham tidak menyerah begitu saja. Mereka terus menekan dan sempat memperkecil ketertinggalan melalui Jorge Cuenca yang memanfaatkan bola rebound di depan gawang. Sayangnya bagi Fulham, gol tersebut dianulir setelah tinjauan VAR menyatakan Cuenca berada dalam posisi offside.

Drama belum berhenti. Pada menit ke-85, Fulham mendapatkan hadiah penalti setelah Harry Maguire dianggap melakukan pelanggaran terhadap Raul Jimenez di kotak terlarang. Jimenez yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya, meski tendangan penaltinya sempat hampir digagalkan oleh Lammens. Skor pun berubah menjadi 2-1.

Tekanan Fulham semakin meningkat di menit-menit akhir. Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit 90+1. Tendangan keras Kevin dari luar kotak penalti meluncur deras dan tak mampu dibendung kiper MU, membuat kedudukan kembali imbang 2-2. Gol tersebut sempat membuat suasana Old Trafford terdiam.

Namun di saat laga seolah akan berakhir imbang, Manchester United menunjukkan mental juara. Pada menit 90+4, Benjamin Sesko muncul sebagai pahlawan kemenangan. Penyerang muda tersebut sukses memanfaatkan peluang di kotak penalti dan mencetak gol penentu kemenangan, mengubah skor menjadi 3-2 untuk MU.

Gol Sesko disambut euforia luar biasa dari para pendukung Setan Merah. Kemenangan dramatis ini menjadi simbol dari semangat pantang menyerah yang mulai kembali terlihat di skuad Manchester United era Carrick.

Rangkaian tiga kemenangan beruntun ini memberi sinyal kuat bahwa MU mulai menemukan kembali identitas permainannya. Disiplin taktik, keseimbangan lini tengah, serta efektivitas penyelesaian akhir menjadi faktor kunci kebangkitan performa mereka.

Jika tren positif ini mampu dipertahankan, Manchester United berpeluang terus menekan papan atas klasemen dan menjaga asa bersaing di jalur juara. Bagi para pendukung, kemenangan dramatis atas Fulham bukan sekadar tiga poin, melainkan bukti bahwa MU kembali memiliki karakter dan mentalitas untuk bersaing di level tertinggi.

Baca Juga : 1.800 Warga Tiongkok Ditahan dalam Operasi Online Scam

Cek Juga Artikel Dari Platform : dailyinfo