February 4, 2026

seputardigital

update terbaru informasi teknologi seluruh dunia

PTP Connect 2025 Dorong Inovasi Pembelajaran Digital

Transformasi teknologi pembelajaran semakin menjadi kebutuhan mendesak di tengah perubahan dunia kerja dan tuntutan pengembangan sumber daya manusia yang adaptif. Pendidikan tidak lagi hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk menciptakan proses belajar yang efektif, inklusif, dan berkelanjutan. Dalam konteks inilah forum PTP Connect 2025 hadir sebagai ruang berbagi praktik baik dan inovasi pembelajaran digital lintas sektor.

Forum ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi. PTP Connect 2025 dirancang untuk mempertemukan pengembang teknologi pembelajaran dari pemerintah daerah, kementerian, serta institusi pendidikan guna saling bertukar pengalaman dan strategi transformasi digital.


PTP Connect sebagai Ruang Kolaborasi Nasional

PTP Connect 2025 tidak sekadar menjadi ajang diskusi, tetapi juga wadah kolaborasi nasional. Forum ini mempertemukan pemangku kepentingan dari berbagai latar belakang, mulai dari pengelola pendidikan daerah hingga kementerian yang memiliki mandat pengembangan sumber daya manusia.

Melalui forum ini, praktik baik yang telah diterapkan di daerah dan kementerian dapat disinergikan. Tujuannya adalah menciptakan ekosistem pembelajaran digital yang saling terhubung, sehingga inovasi tidak berjalan sendiri-sendiri. Pendekatan kolaboratif ini dinilai penting untuk menghindari kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah.


Jakarta Dorong Transformasi Humanis dan Inklusif

Dalam diskusi hari kedua, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Pusat, Ade Riswanto, memaparkan strategi transformasi teknologi pembelajaran di DKI Jakarta. Menurutnya, teknologi harus dirancang dengan pendekatan humanis agar dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa transformasi digital tidak boleh menciptakan kesenjangan baru. Sekolah yang sudah siap secara teknologi tidak boleh melaju terlalu jauh meninggalkan sekolah yang masih memiliki keterbatasan. Prinsip no one left behind, no school left behind menjadi fondasi kebijakan pendidikan berbasis teknologi di Jakarta.

Sebagai bentuk implementasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengembangkan platform Jakarta Pelatihan (JakLat). Platform ini berfungsi sebagai sarana peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan. Melalui JakLat, pelatihan dapat diakses secara terstruktur dan berkelanjutan, sehingga kualitas pembelajaran dapat ditingkatkan secara merata.


Smart School Sulawesi Selatan untuk Pemerataan

Upaya pemerataan pembelajaran berbasis teknologi juga ditunjukkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui inovasi Smart School. Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, H. Anshar, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menjangkau sekolah di wilayah kepulauan dan daerah terpencil.

Smart School mengusung konsep pembelajaran hybrid dengan prinsip satu standar, satu guru, dan satu Sulawesi Selatan. Melalui sistem ini, kualitas pembelajaran dapat dirasakan secara merata, tanpa dibatasi kondisi geografis. Pembelajaran dilakukan secara sinkron dan asinkron dari studio terpusat.

Program ini juga didukung infrastruktur digital dan konten pembelajaran yang dapat diakses secara luring. Dengan demikian, sekolah yang memiliki keterbatasan jaringan tetap dapat mengikuti proses pembelajaran berbasis teknologi.


Inovasi Pembelajaran di Sektor Transportasi

Transformasi teknologi pembelajaran tidak hanya berlangsung di sektor pendidikan dasar dan menengah. Kementerian Perhubungan juga melakukan inovasi signifikan dalam pengembangan SDM transportasi.

Sekretaris Badan Pengembangan SDM Perhubungan, Wisnu Handoko, menjelaskan bahwa kementeriannya mengembangkan pembelajaran berbasis simulator. Simulator digunakan untuk pelatihan pilot, pelaut, dan pengemudi kereta api agar pengalaman praktik lebih aman dan terstandar.

Selain itu, kementerian membangun corporate university dan learning management system yang mengelola lebih dari 1.600 modul pembelajaran. Sistem ini memungkinkan pembelajaran formal dan pelatihan teknis disesuaikan dengan kebutuhan peserta. Kolaborasi dengan vendor teknologi juga dilakukan untuk mengembangkan inovasi berbasis VR dan laboratorium modern.


MOOC dan LMS untuk Aparatur Investasi

Di tingkat kementerian lain, Kementerian Investasi dan Hilirisasi turut memanfaatkan teknologi pembelajaran. Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan kementerian tersebut, Anna Nurbani, menjelaskan pengembangan Learning Management System dengan pendekatan Massive Open Online Course.

Melalui MOOC, materi pembelajaran dapat diakses secara cepat dan merata oleh aparatur di seluruh Indonesia, termasuk wilayah terpencil. Sistem ini dilengkapi dengan micro learning, coaching, mentoring, serta akreditasi berbasis LMS. Pendekatan tersebut memungkinkan pembelajaran massal yang tetap tepat sasaran.

Hasilnya, jumlah peserta pelatihan meningkat signifikan. Pada pelaksanaan MOOC terbaru, lebih dari seribu peserta dapat mengikuti program secara bersamaan. Capaian ini menunjukkan efektivitas pembelajaran berbasis teknologi dalam menjangkau aparatur secara luas.


Menuju Transformasi Pembelajaran Berkelanjutan

Melalui PTP Connect 2025, praktik baik dan inovasi teknologi pembelajaran dari berbagai daerah dan kementerian dapat disinergikan. Forum ini memperlihatkan bahwa transformasi pembelajaran tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi, keselarasan kebijakan, dan pemanfaatan teknologi yang tepat.

Transformasi pembelajaran yang adaptif dan inklusif diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan dan pengembangan SDM secara berkelanjutan. Dengan memanfaatkan teknologi secara humanis dan merata, pembelajaran digital dapat menjadi alat pemerataan, bukan sumber kesenjangan.


Penutup: PTP Connect sebagai Pengungkit Inovasi

PTP Connect 2025 menegaskan peran penting teknologi pembelajaran dalam menjawab tantangan pendidikan masa depan. Melalui forum ini, pemerintah daerah dan kementerian dapat saling belajar dan memperkuat strategi transformasi digital.

Inovasi yang dibagikan dalam PTP Connect 2025 menunjukkan bahwa pembelajaran digital bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan strategis. Dengan sinergi lintas sektor, transformasi pembelajaran di Indonesia diharapkan semakin inklusif, efektif, dan berdampak nyata bagi pembangunan sumber daya manusia.

Baca Juga : Strategi Total Combat DJP Jaga Reputasi di Era Digital

Jangan Lewatkan Info Penting Dari : medianews